Tampilkan postingan dengan label hutan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hutan. Tampilkan semua postingan

Seekor Burung Pipit

Alkisah Suatu malam udara terasa dingin. Seekor burung pipit sudah melewati dua malam di tempat terbuka dan hanya berlindung di pepohonan yang jarang daunnya. Karena si pipit merasa tidak mampu bertahan di malam ketiga, maka pergilah ia mencari tempat berlindung yang lebih baik.

Tapi saat terbang, tubuhnya semakin kedinginan, hingga sayap-sayap kecilnya terasa membeku dan akhirnya si pipit terjatuh d permukaan tanah. Begitu terbaring di atas tanah dalam keadaan membeku si pipit sadar akhir hidupnya sudah kian mendekat. Si pipit berharap kematian cepat menjemputnya.

Namun tiba tiba dalam kondisi setengah sadar ia merasa tubuhnya terbungkus sesuatu yang hangat. Setelah sadar si pipit baru tahu sesuatu yang menghangatkan tubuhnya itu ternyata berasal dari seekor sapai yang baik hati. Si sapi telah menjatuhkan setumpuk endapan kontoran di selurh badan si pipit.

Kehangatan endapan itu memberikan nafas kehidupan baru bagi si pipit dan perasaan nyaman itu membuat si pipit merasa sangat bahagia. Karena itu, mulailah si pipit bersenandung. Tanpa di sadari, seekor kucing yang sedang lewat mendengar suara siulan si pipit. Dicarilah sumber suara itu yang berasal dari timbunan kotoran. Dengan perlahan, si kucing mengorek-korek timbunan itu hingga menemukan si pipit kecil, lalu memakannya..

Dari kisah dia atas, kita bisa mengambil pesan moral yang bisa di terapkan dalam kehidupan kita masing-masing :
1. Jika seseorang menyakiti kita sengaja ataupun tidak, belum tentu mereka itu adalah musuh kita.
2. Jika seseoarang beruasaha membantu kita, belum tentu juga mereka itu adalah teman kita.
3. Tidak perlu menyatakan rasa bahagia secara berlebihan, karena masih banyak "bahaya" yang mengintai kita.


penghuni hutan

Senin kemarin ya hari pertama masuk kerja buat bulan April. Mengingat masal lalu dulu. Senin itu Upacara, Olah raga, Pelajaran bengkel (elektro ya) dan di akhiri dengan Pramuka. Itu ketika masih menjalani sekolah di STM. Mengingat dahulu kala itu lucu juga, bisa senyum dan ketawa. Kembali ke hari senin kemarin, hari dimana Praktikum Mekanika Fluida lagi dengan Ass dan Mahasiswa Teknik Sipil UGM yang Co Ass.nya baru saja menunaikan ibadah umroh ke tanah suci. Semoga saya segera menyusul 20XX . Mohon doanya. Semua sudah aku siapkan untuk praktikum hari ini.

Waktu menunjukan sekitar jam 10.30 WIB (waktu Indonesia Barat) ada suara telfon dan aku angkat, dapat kabar suruh ambil SK atau Surat Keputusan gitu so jawab aja ntar sekalian presensi istirahat jam 12 dan aku berfikir jadi aku lolos untuk dapet SK Rektor UGM. Alhamdulillah... tidak terduga dan tidak terfikirkan semua akan berjalan dengan mulus. Itu juga berkat doa sang bidadari ku ( Orang tua)



Sore capcus pulang tapi sebelum pulang ke rumah muter-muter dulu cari inspirasi. Nyampek di Bang Jo atau perempatan yang ada lampu merah kuning dan hijau. Berfikir sejenak , manusia ini kok kaya hewan ya , yang hidup di hutan. Ada singa, Harimau, Kelinci, Burung, Lebah dan lain-lain. Hmmmmm... Sejenak berfikir jalan menuju ke home. Iya ya.. Penghuni Hutan yang aku tulis di judul ini. Ada Singa yaitu pemimpin hutan yang mempunyai banyak sifat pemimpin yang seharusnya tapi kok makan daging ya, atau makan sesamanya, Ada Harimau yaitu Mentri di negeri hutan yang sama juga makan daging. Ada juga hewan hewan lain sebagai rakyat yang punya pikiran-pikiran yang luar byasa tetapi takut dengan penguasa hutan tersebut. Tidak kalah lagi ada batu dan tanaman yang hanya diam tidak bersuara seperti halnya manusia yang diam tanpa banyak komentar yang mengikuti arus begitu saja dan hidup ya monoton.

Mari kawand-kawan mau pilih mana? Singa, Harimau, Hewan2 , Batu atau Pohon ??
HIdup adalah pilihan ??
menurut ku hidup itu untuk orang lain , mereka bukan untuk aku.