Tampilkan postingan dengan label apa itu cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label apa itu cinta. Tampilkan semua postingan

Seekor Burung Pipit

Alkisah Suatu malam udara terasa dingin. Seekor burung pipit sudah melewati dua malam di tempat terbuka dan hanya berlindung di pepohonan yang jarang daunnya. Karena si pipit merasa tidak mampu bertahan di malam ketiga, maka pergilah ia mencari tempat berlindung yang lebih baik.

Tapi saat terbang, tubuhnya semakin kedinginan, hingga sayap-sayap kecilnya terasa membeku dan akhirnya si pipit terjatuh d permukaan tanah. Begitu terbaring di atas tanah dalam keadaan membeku si pipit sadar akhir hidupnya sudah kian mendekat. Si pipit berharap kematian cepat menjemputnya.

Namun tiba tiba dalam kondisi setengah sadar ia merasa tubuhnya terbungkus sesuatu yang hangat. Setelah sadar si pipit baru tahu sesuatu yang menghangatkan tubuhnya itu ternyata berasal dari seekor sapai yang baik hati. Si sapi telah menjatuhkan setumpuk endapan kontoran di selurh badan si pipit.

Kehangatan endapan itu memberikan nafas kehidupan baru bagi si pipit dan perasaan nyaman itu membuat si pipit merasa sangat bahagia. Karena itu, mulailah si pipit bersenandung. Tanpa di sadari, seekor kucing yang sedang lewat mendengar suara siulan si pipit. Dicarilah sumber suara itu yang berasal dari timbunan kotoran. Dengan perlahan, si kucing mengorek-korek timbunan itu hingga menemukan si pipit kecil, lalu memakannya..

Dari kisah dia atas, kita bisa mengambil pesan moral yang bisa di terapkan dalam kehidupan kita masing-masing :
1. Jika seseorang menyakiti kita sengaja ataupun tidak, belum tentu mereka itu adalah musuh kita.
2. Jika seseoarang beruasaha membantu kita, belum tentu juga mereka itu adalah teman kita.
3. Tidak perlu menyatakan rasa bahagia secara berlebihan, karena masih banyak "bahaya" yang mengintai kita.


Cinta adalah ..?



Ada yang bertanya kepadamu, "Apa itu cinta?". Pertanyaan yang mungkin hampir setua usia manusia. Maka katakanlah "Cinta adalah kebebasan". Seperti burung-burung terbang melintasi langit luas, meninggalkan musim-musim kecemaan.

Pejamkanlah matamu, nyalakanlah imajinasimu, lihatlah burung-burung yang terbang dan bermigrasi : cinta bukan tentang "bebas untuk" tetapi "bebas dari". Demikianlah burung-burung mencintai langit seperti mereka mencintai kebebasan.. bukan tentang bebas untuk terbang kemana saja tetapi bebas dari rasa cemas dan penderitaan yang harus mereka tinggalkan.

Jika cinta adalah kebebasan, bukan berarti kau bebas untuk melakukan apapun pada kekasihmu, tetapi bebas dari ancaman dan ketakutan untuk memilih siapapun yang kau cintai. Bukan bebas untuk menjadi (si)apapun, tetapi bebas dari tekanan dan rasa cemas untuk menjadi (si)apapun. bukan bebas untuk menindas dan melemahkan, tetapi bebas dari penindasan dan kelemahan. Bukan bebas untuk melakukan hal-jal diluar batas, tetapi bebas dari kegagalan untuk bertanggung jawab pada batas-batas antara dirimu dan kekasihmu. Ya buakan bebas untuk melampiaskan nafsu dan memenuhi kepentinganmu sendiri, tetapi bebas untuk rasa bersalah karena gagal membanggakan seseorang yang semestinya memang kau bahagiakan.

maka bukalah matamu, tumbuhkanlah sayap-sayap cintamu : Terbanglah melampaui bats-batas cakrawala..


Kemudian rasakanlah : aku mencintaimu , juga ibumu dengan kebebasan itu!