Modal Yakin

Hari ini memulai lagi tulisanku. Bismillah mengawali hari ini Selasa 24 September 2013. Alhamdulillah juga terucap syukur di beri umur bertambah 22 tahun 2 hari dan si merah 2 tahun 1 hari. hehe...

Banyak orang mengatakan bahwa hidup itu adalah pilihan. Pilihan  ada di tangan masing - masing individu untuk menentukan nasibnya sendiri. Pilihan untuk sukses, pilihan untuk tetap seperti hari kemarin, pilihan untuk miskin juga ada. Pegawai atau Pengusaha itu pilihan yang bikin galau saat ini. Pegawai yang hanya P12 (Pergi Pagi Pulang Petang Penghasilan Pas-Pasan Pinggang Pegal-Pegal Pikirin Pinjaman) atau yang Pengusaha calon orang kaya. Kalau pegawai itu Bekerja untuk keluarga dan Kalau pengusaha Bekerja bersama keluarga jadi ketika kemana-mana di ajak, seru kan.. hehe.  2 tahun menjalani sebagai pegawai/ staf sebuah Universitas terkemuka di Yogyakarta yang pertama dulu menjadi kebanggaan lama - lama hati tak tenang dengan keaadaan. Peluang - peluang terbuka dimulai dengan bisnis kaos, makanan snack dan trainer untuk menjadi pengusaha. Hanya saja kurang fokus ketika masih menjadi pegawai. Kata seorang sahabat yaitu "ketika kamu ingin jadi orang Sukses/Pengusaha maka fokuslah satu saja". 

Kegalauan semakin menyeruak hati. Langkah ini bermodal yakin untuk meraih asa yang sudah tertulis dalam benak ini. Yakin untuk bisa membahagiakan orang tua dan pasangan hidup nanti. Cita - citaku hanya kecil : Bebas Financial dan Bebas Waktu, Usaha Jalan Kita Jalan - Jalan cari Usaha lagi . Langkah awal ini dengan mengadakan event pertama public besok Tanggal 19 Oktober 2013. Doakan berjalan lancar, quota terpenuhi dan bermanfaat untuk yang ikut. 


Berjalan

ini tentang berjalan.. entah kapan dahulu di mulai perkenalan. sudah mulai di tengah tahun 2011 berkenalan yang tak pernah bertatap muka. Hanya lewat tulisan maya dan kata dalam SMS bertegur sapa?. Memang masing - masing punya cerita sendiri. Tetapi keyakinan untuk bersama itu ada. hemmm.. itulah misteri Illahi. Tuhan itu gak adil kata banyak orang menurut ku semua sudah tertata manakala tercipta Al Qolam pertama kali. Inilah kisahku setahun ini yang naik turun gelombang pasang surut pantai.

Perjalan di mulai dengan iseng SMS mau ke kampus ketemu dg teman2 lama dulu. hehe.. :-). ".... di depan mushola lho.. " samperin ke depan mushola.. hemm... pertama kali ketemu , mungkin moment tak terlupa dalam perjalanan hidup ku. Ngobrol ngalor ngidul , tanya kabar dan lain sebagainya.

Perjalanan ini di teruskan dengan mengajak ikut ke resepsi teman yang ada di srandakan dan imogiri yang sehari sebelumnya hunting baju sarimbit. Kuning merah yang slalu buat mu semangat. Di akhiri dengan berkunjung ke tempat mb ari yang ku kenalkan dengan teman2 baru ku , Eska dan mb ringga . Dan itu kita belum jadi siapa2.

FKY vedrebrug tentang kapan - kapan lagi bergema sesaat setelah 2 bunga mawar merah dan suci. Aku tak mengerti arti dari sebuah warna tersebut. Mengada ada yg selalu ku jawab arti dari 2 bunga mengawali perjalanan panjang ini.

Masih tetap berjalan ke sebuah tantangan yang belum pernah aku coba. Menginspirasi anak - anak SMP dengan kawandku . Moment yang mendebarkan berujung dengan kepuasan walau banyak kesalahan. Belajar tanpa sempurna.

Borobudur mengakhiri bulan Ramadhan bersamamu yang esok lusa berangkat kembali ke kampung masa kecil. 2 minggu itu lama seperti 2 bulan dan kadang berfikir 2 tahun. hemmm...
Hari kembali tinggal esok dan aku siap jemput. Kita muter2 jogja istimewa. "jogja itu ngangenin" sepatah kata yg terucap.

2012 jam 23:57  ku akhiri dengan resolusi tahun ini menikah

Januari moment spesial yang ku susun sudah kau tulis di sni My Anniversary 

Banyak moment yang terlewatkan di 2013 ini, masih banyak kata yang tertulis. Rumah, Jalan - jalan sore, Iman, Ulang tahun nanda, teteh, Ngambek, semua terekam dalam memori kenangan.

Maaf untuk kesibukan yang padat sampai lupa denganmu,













mencintai dengan sederhana
Happy Annyversary 1 buat kita
26 Juni 2013






Inisiatif

Ada banyak hal yang sederhana yang justru penting dalam kehidupan sehari-hari. Sayang banyak orang yang lupa melakukannya atau malah tak peduli. Membuang bungkus permen ke tempat sampah, menegur sapa pada orang yang kita kenal walau sekadar tersenyum, menyingkirkan batu atau paku di jalan, berfikir positif. Semua itu sepertinya memang hal remeh atau kecil, namu jika di lakukan dengan penuh ketulusan akan melahirkan banyak kebaikan.

Karena itu, kita perlu menjadi orang yang selalu mau berinisiatif. Termasuk , pada hal-hal remeh atau kecil tersebut. Sebab dari hal yang kecil, perbuatan yang baik bisa terus menular. Sekadar menolong satu orang dengan perbuatan ringan akan melahirkan kebahagiaan. Apalagi jika rasa bahagia itu terus menular untuk mendorong perbuatan baik lainnya. Sehingga satu inisiatif perbuatan baik akan melahirkan contoh nyata kebaikan lainnya.

Mari jadikan setiap hari selalu penuh inisiatif untuk berbuat baik. Lakukan hal-hal kecil namun penuh kebaikan. Lakukan setiap saat, lakukan dengan ketulusan. Niscaya, lingkungan sekitar kita akan tumbuh penuh "bunga" keindahan kehidupan yang membahagiakan.

Jejak Langkah sekolahku

Hari ini tanggal 2 Mei 2013 yang katanya Hari Pendidikan Nasional. Pada umumnya pengucapan tersebut ikut-ikutan dengan yang lain dalam negeri Indonesia ini. Menurutku hari kamis yang monoton yang tiap berangkat pagi pulang entah (gak pasti bro). Pendidikan di Indonesia tercoreng dengan sebuah system Politik bukan lagi system kedekatan emosional. Berbeda memandang sudut BELAJAR itu dengan hanya pekerjaan yang di lakukan di sekolah dan tugas di kerjakan di rumah.  
SD Muhammadiyah Jogodayoh

Syukur yang selalu bisa aku lakukan sehingga pada kesempatan ini bisa melalui proses panjang yang di sebut dengan sekolah Formal 9 tahun. Di mulai dengan pendidikan TK ABA yang ada di selatan rumah ku tinggal. yang sekarang mau tak urusi untuk meningkatkan mutu TK ABA yang ada di kecamatan. Di lanjutkan dengan pendidikan ku di SD Muhammadiyah Jogodayoh. SD pilihanku yang aku pilih dari 2 SD yang ada di desaku. Dengan mendapat nomor induk 262. So dalam pikiranku sekarang melayang bahwa dulu waktu aku masuk SD baru 200an orang yang jadi murid. Pilihanku dulu memang tepat SDku sekarang menjadi SD yang luar byasa dan aku sedikit tahu kenapa SD itu didirikan (info dari simbah-simbah dewan sekolah yang sekarang jadi teman diskusi). Perjalanan SD 6 tahun yang luar byasa. Masih ingat wali kelas 1 : Bu partini, Wali kelas 2 : Bu Ana Daljinah, Wali kelas 3 & 4 : Bu wiwik Nafiati , Wali kelas 5 Pak Ikhsan, dan wali kelas 6 Bu haryati dan semua nya masih hidup dan kadang bertemu untuk diskusi permasalahan Umat.
Teman STM
Lulus dari SD aku berkeinginan untuk masuk SMP faforit yaitu SMP N 1 Bantul yang dahulu di kenal dengan anak - anak pinter dan kaya. Padahal aku?? siapa aku?? anak buruh petani yang orang tua Bapak lulusan SMP dan Ibu lulusan SD. Itu bukan halangan bagi ku untuk masuk ke SMP N 1 Bantul. Masih ingat dulu pendaftaran di antar oleh ibuku dengan mengayuh sepeda dan di imingi suruh masuk SMP N 1 Pandak tetapi tekad ku pengen masuk SMP N 1 Bantul. Pada tes masuk aku berangkat pagi benar jam 6 ku kayuh sepeda hadiah dari simbahku pada TK dulu. Di tengah perjalanan aku lupa tak membawa pensil 2B. Yaa pulang lagi ambil dan berangkat lagi. melihat teman-teman yang lain di antar dan aku sendiri mandiri untuk kemauan ku sendiri.Teringat pesan bapak," kamu pintar ya buat kamu bukan buat bapak, ibu atau siapapun". Aku jalani SMP 3 tahun lancar tanpa ada tinggal kelas. Karena kalau tinggal kelas ya Out. Tahun 2006 aku lulus dengan tragedi Gempa 27 Mei yang kesempatan itu masih di beri selamat. Gempa yang membuat rumah hancur semua berbekas pondasi saja. Pengumuman kelulusan pun sudah keluar Alhamdulillah dapat nilai 26,33 dengan 3 mata pelajaran Matematika , Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Dengan nilai tersebut aku berani untuk daftar di sekolah faforit lagi yaitu STM Pembangunan Yogyakarta (STEMBAYO) atau SMK N 2 Depok Sleman , Sekolah 4 Tahun yang di Indonesia hanya ada 8 sekolah. Agak berfikir keras pada waktu itu. Gak punya rumah, Anak buruh tani, dan kondisi keuangan gak stabil mau sekolah yang jaraknya 25Km. Tuhan Maha Segalanya. Lolos masuk di Teknik Elektronika Audio Video dengan nomor urut 27. Perjuangan tidak selesai begitu saja. 1 tahun sekolah dengan pergi subuh pulang magrib, nyampek rumah sudah capek masih ngerjain tugas. Kelas 2 Alhamdulillah ada rejeki untuk membeli motor Grand AB 3821 FK dari tetangga yang lagi butuh uang. Motor yang menemaniku berjuang mencapai duia sekarang. Kelas2 kelas 3 berlalu masuk di kelas 4 ini harus melaksanakan PKL (Praktik Kerja Industri). Mengajukan ke UGM seru juga. Alhamdulillah di ijinkan 4 bulan PKL di FIB UGM. Hampir selesai PKL ada lowongan ke jakarta untuk magang di PT PANORAMA TIMUR JAYA.
Stasiun Radio Pantai Surabaya 
Nekat dan ikut ke jakarta untuk tes masuk itu. Alhamdullillah lolos juga. Perjalanan panjang Magang yang berkesan semua mandiri tanpa ada tangan Orang tua memang super sekali. Pengalaman naik Tanggo yang ada di Pelabuhan tanjung priuk, Maintence perusahaan bursa asing, SROP surabaya, ATKP, dan lain lain semua terekam dalam jejak langkah proses kedewasaan ini. Berakhir dengan wisuda dan aku rangking 2 dari bawah. :) .



itu perjalanan sekolah ku atau WAJAR (wajib belajar ) 9 tahun program pemerintah. hahahaha....
banyak suka duka yang menjadikan ku Arif Indra Wanta yang sekarang. Bukan lagi anak kecil yang minta orang tua. Jadilah dirimu sendiri, Ubahlah duniamu dengan keputusanmu. Selamat Milad Ki Hadjar Dewantara ..

terimakasih